Fakta Unik Tentang Bayi yang Baru Lahir

  • Post by: Snobby
  • Diterbitkan : 17 Jan 2020

Bayi baru lahir tidak memproduksi air mata hingga berusia beberapa minggu. Hal ini terjadi lantaran kelenjar air matanya belum benar-benar berkembang dengan sempurna. Setelah berumur sekitar 2-3 bulan barulah bayi menangis dengan disertai linangan air mata. Sebab di usia itu produksi air mata bayi semakin meningkat.

Umumnya setiap bayi baru lahir memiliki minimal satu tanda lahir. Ini bukanlah kelainan, tapi memang normal. Sekitar 80% bayi dilahirkan dengan memiliki tanda lahir. Tanda lahir terjadi saat pembuluh darah kecil di bawah kulit melebar saat persalinan. Tanda lahir muncul dalam berbagai bentuk, warna, dan ukuran. Biasanya tanda lahir ini akan menghilang dengan sendirinya saat anak berusia tiga tahun. Namun beberapa tanda lahir akan menetap, bahkan melebar. Berikut beberapa fakta unik mengenai bayi yang baru lahir :

  1. Memiliki 300 tulang, sementara orang dewasa memiliki 2016

Tidak seperti orang dewasa, jumlah tulang bayi saat baru lahir sebanyak 300. Tapi seiring bertambahnya usia, jumlah tulang berkurang menjadi 206 lantaran beberapa tulang telah menyatu. Misalnya, tengkorak bayi memiliki beberapa tulang lunak yang saling tumpang tindih selama melahirkan untuk memudahkan bayi keluar dari vagina ibu. Sebelum tengkorak tumbuh sepenuhnya, itu hanya area yang licin dan sensitif.

  1. Bayi baru lahir dapat langsung mengenali suara ibunya yang sering ia dengan semasa didalam kandungan

Saat baru lahir, kemampuan mendengar bayi belum sempurna, karena telinga tengahnya masih terisi cairan, yang sedikit mengganggu pendengaran. Namun bayi bisa mengenali suara ibunya, suara yang selalu didengarnya paling jelas saat bayi masih berada dalam kandungan. Oleh karena itu, bayi merespon lebih baik suara ibunya dibanding suara orang lain. Bayi baru lahir yang tertidur pun dapat mengenali suara ibunya hanya satu kata, dan dapat mengaktifkan otak yang berhubungan dengan kemampuan bahasanya.

  1. Bayi baru lahir belum bisa bermain, namun mereka dapat menikmati dunia dengan mata, telinga dan tubuhnya.

Saat baru lahir, kemampuan mendengar bayi belum sempurna, karena telinga tengahnya masih terisi cairan, yang sedikit mengganggu pendengaran. Bahkan penciumannya pun akan meningkat pada tahap ini. Tapi penglihatannya tidak terlalu baik. Bayi yang baru lahir mengalami rabun jauh. Bayi baru dapat melihat benda atau apapun dalam jarak 8 sampai 12 inci darinya. Hal ini disebabkan karena otak bayi tidak bisa memproses informasi sekitar 8 sampai 15 inci. Otak bayi mengandung sekitar 100 miliar neuron, itulah sebabnya mereka memperhatikan semua yang ada disekelilingnya. Dibutuhkan beberapa minggu agar bayi membedakan secara visual antara ibunya dan orang dewasa lainnya.

  1. Bayi baru lahir dapat menangis tanpa air mata

Bayi baru lahir tidak memproduksi air mata hingga berusia beberapa minggu. Hal ini terjadi lantaran kelenjar air matanya belum benar-benar berkembang dengan sempurna. Setelah berumur sekitar 2-3 bulan barulah bayi menangis dengan disertai linangan air mata. Sebab di usia itu produksi air mata bayi semakin meningkat.