Mama, sering nggak sih menebak Si Kecil tuh mirip siapa siiih? Mirip Mama? Atau mirip Papa?  Tapi ternyata warisan genetik tidak hanya fisik, tapi juga penyakit dan juga kencenderungan pada hal-hal tertentu.

Ada warisan genetik yang betul-betul diturunkan dari ayah ke anak, lho. Apa aja yaa?

  1. Tinggi badan

Sebagai Mama, pastinya ingin Si Kecil tumbuh tinggi. Tapi hal ini belum bisa kita lihat waktu Si Kecil masih bayi yaa. Saat ia sudah bertumbuh besar barulah akan ketahuan Si Kecil memiliki tinggi tubuh dalam kategori tinggi atau tidak. Jika tubuh Papa tinggi, maka besar kemungkinan Si Kecil memiliki tubuh yang tinggi.

  1. Sidik jari

Mam, sidik jari masing-masing kita pasti berbeda. Namun sidik jadi Si Kecil akan sangat mirip dengan sidik jari Papa lho. Waaah bisa gitu yaa!

  1. Warna mata

Warisan genetik yang domina dari kedua orangtua sangat menentukan apa warna mata Si Kecil. Mata dengan warna gelap disebut bersifat dominan. Sedangkan mata yang berwarna terang bersifat resefi.

Bila warna mata Si Kecil sama seperti Papa, maka tandanya sifa domianan yang turun adalah gen Papa.

  1. Bentuk bibir

Umumnya gen Papa berperan penting dalam bentuk dan ukuran bibir Si Kecil. Sekarang coba perhatiin deh, Mam. Bibir Si Kecil mirip nggak sih sama bibir Papa?

  1. Permasalahan penyakit jantung

Jika Papa punya riwayat penyakit atau permasalah pada jantung, maka hal tersebut bisa menurun pada Si Kecil. Karena Papa punya susunan gen yang unik, maka Si Kecil bisa mendapatkannya juga. Segera waspada dan cek kesehatan Si Kecil secara rutin yaa.

  1. Infertilitas

Infertilitas atau gangguan kesuburan bisa jadi menurun pada Si Kecil juga. Papa yang punya sperma dalam jumlah rendah dan mendapatkan fertilisasi invitro dapat mewarisi sifat ini pada anak laki-laki. Penelitian juga menunjukkan bahwa seorang Papa dengan jumlah sperma yang lebih rendah akan menularkan masalah kesuburan pada anaknya.

 

Ternyata warisan genetik tidak hanya soal fisik tapi juga tubuh secara keseluruhan yaa, Mam. Jika Mama dan Papa punya penyakit atau masalah pada tubuh, ada baiknya nih buat mengonsultasikannya ke dokter sebelum hamil. Semoga bermanfaat ya, Mam! –MR