Kenapa Perut Si Kecil Berbunyi? Simak Jawabannya Yuk!

perut bayi bunyi

Mirip seperti kita orang dewasa, perut Si Kecil juga akan mengeluarkan suara ketika sedang lapar. Namun perut bayi bunyi juga tidak hanya saat lapar lho. Mama mungkin telah menyadari perut Si Kecil berbunyi meski tidak sedang ingin menyusui.

Suara-suara yang terdengar dari perut Si Kecil berasal dari fungsi sistem pencernaan bagian bawah, seperti usus kecil dan juga usus besar. Bunyi usus bayi juga terdengar setelah satu jam ia lahir, Mam.

Perut bayi bunyi yang normal

Perut Si Kecil juga akan berbunyi ketika menyusu, Mam. Hal ini normal sebagai tanda suara ASI atau susu formula Si Kecil bergerak di usus serta menandakan bahwa pencernaan Si Kecil sedang bekerja. Suara perut Si Kecil seperti suara gemericik, denting, atau gemuruh saat menyusu bisa terjadi setiap 30 detik hingga satu menit.

Penyebab perut bayi bunyi

Perut Si Kecil yang berbunyi juga tidak hanya berasal dari pegerakan ususnya, Mam. Penyebab lain perut bayi bunyi adalah:

  1. Si Kecil menelan udara

Udara biasanya masuk ke dalam perut Si Kecil saat ia menyusu baik pada payudara Mama atau melalui botol susu. Udara yang masuk tersebut biasanya diakibatkan karena adalahnya maslaah tongue tie dan lip tie. Kondisi tersebut bisa terjadi karena Si Kecil tidak menyusui dengan benar atau bentuk ujung dot yang kurang presisi.

Usahakan agar bibir Si Kecil menyentuh lingkaran gelap pada payudara ya Mam. Jadi tidak hanya menyentuh putingnya saja. Dan apabila Si Kecil menyusu dengan dot, pastikan Mama menggunakan botol dengan dot anti sedak serta yang bentuknya sesuai dengan isapan Si Kecil.

Mama juga jangan lupa utnuk menyendawakan Si Kecil seusai Si Kecil menyusu. Caranya cukup dengan menegakkan posisi Si Kecil dengan posisi Mama mendekapnya. Lalu elus atau tepuk pelan punggungnya hingga keluar bunyi sendawa.

  1. Si Kecil terlalu kenyang

Perut bayi bunyi juga bisa diakibatkan karena ia kekenyangan. Bisa jadi mama memiliki jumlah ASI yang melimpah dan Si Kecil cukup semangat menyusu. Akibatnya Si Kecil meminum terlalu banyak.

Apabila hal ini terjadi, sebagian susu tidak bisa dicerna oleh lambung Si Kecil. Enzim pencernaan Si Kecil belum berkembang sempurna sehingga sebagain makanan akan diteruskan langsung ke usus. Di usus, makanan tersebut akan terfermentasi oleh bakteri usus sehingga menimbulkan gas yang akan menyebabkan perut bayi bunyi atau pun kembung.

  1. Mengonsumsi MPASI yang mengandung gas

Beberapa makanan yang dapat menimbulkan gas adalah:

  • Kubis
  • Kembang kol
  • Produk olahan susu seperti keju dan yoghurt
  • Produk kedelai seperti susu kedelai, tahu, dan tempe
  • Tomat
  • Semua jenis jeruk

Jika mengonsumsi makanan-makanan di atas ini, selain dapat membuat perut Si Kecil bunyi juga dapat menyebabkan perut Si Kecil kembung. Perhatikan frekuensi buang air besar Si Kecil. Perhatikan teksturnya, bentuknya, dan juga warnanya saat perut Si Kecil kembung.

Jika Si Kecil sering kentut dan mengalami diare, segera konsultasikan ke dokter ya agar dapat segera ditangani.

 

Nah, itu dia mengapa terjadi bunyi pada perut Si Kecil serta penyebabnya. Perut bayi bunyi termasuk normal namun pada kasus tertentu, Mama harus segera membawanya ke dokter yaa. –MR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *