Ide Menu Sahur Anak Saat Belajar Puasa

ide menu sahur anak

Wah puasa sebentar lagi ya, Mam! Sebagai Mama tentu sudah menjadi kewajiban buat Mam menyiapkan menu sahur dan berbuka puasa buat seluruh anggota keluarga. Tak terkecuali Si Kecil yang lagi mulai belajar buat puasa. Mama harus menyediakan menu sahur anak yang bergizi seimbang dan yang Si Kecil sukai.

Waktu Mulai Belajar Puasa Yang Ideal

Bulan Ramadhan yang penuh berkah tentu tak terkecuali buat Si Kecil. Kadang Si Kecil juga ingin sekali ikutan puasa karena melihat Mama dan Papa juga berpuasa. Nah sebelum mengajaknya berpuasa, Mam..

Mama udah tahu belum kapan waktu yang tepat buat ajak Si Kecil? Berdasarkan Pediatrica Gadjah Mada yang dilansir dalam Parenting Indonesia, Mama boleh memperkenalkan puasa saat Si Kecil berusia empat tahun.

Di Indonesia rasanya kita sudah terbiasa melihat orangtua mengajarkan anaknya berpuasa. Mama bisa mulai dengan mengajarkannya berpuasa selama 3-4 jam aja dalam sehari dengan cara menunda waktu sarapannya Si Kecil.

Saat Si Kecil sudah berusia 7-10 barulah Mama bisa mengajarkan Si Kecil berpuasa setengah hari. Mama juga harus memerhatikan bila ada tanda dehidrasi seperti lemas, pucat, atau mengantuk pada Si Kecil.

Si Kecil juga pasti ingin ikut bangun saat Mama dan Papa mulai berpuasa. Sajikan menu sahur yang bergizi seimbang dan enak yuk seperti tips di bawah ini!

Ide Menu Sahur Anak

  1. Nasi Goreng Omelet Keju

Menu yang satu ini bisa jadi ide menu sahur anak yang mudah banget buat Mama buat. Si Kecil juga bakal kuat menjalani puasanya karena nasi goreng omelet keju mengandung karbohidrat. Mama bisa masak dahulu omelet hingga matang lalu sisihkan. Setelah itu Mama bisa segera mengolah nasi doreng dengan menumis nasi putih dan bumbu kering hingga kering. Setelah nasi goreng matah, Mama bisa menaruh telur di atas nasi goreng dan taburi dengan parutan keju dan juga saus tomat.

  1. Nugget sayur

Nugget kesukaannya Si Kecil bisa banget Mama kreasikan dengan sayuran. Selain Si Kecil suka juga bakal membuat Si Kecil kenyang lebih lama karena mengandung banyak serat dan juga karbohidrat. Mama bisa menggunakan campuran tahu dan sayuran seperti irisan kasar wortel dan potongan bayang yang diiris tipis.

  1. Omelet brokoli

Si Kecil musuhan sama brokoli? Mama bisa coba membuat omelet brokoli dan keju buat ide menu sahur anak. Setiap rumah pasti punya persediaan telur di kulkas. Mama bisa langsung menambahkan brokoli dan potongan keju ke dalam oemelet yang sedang Mama masak di wajan. Si Kecil akan kenyang lebih lama dan kebutuhan nutrisinya terjaga dengan kandungan bahan makanan telur dan sayur.

  1. Salmon Teriyaki

Menu sahur anak yang satu ini jelas kaya nutrisi dan mudah banget dibuat apalagi kalau Mama sudah punya stok saus teriyaki di rumah. Cara buatnya sangat mudah, Mama menaburkan garam dan lada pada potongan salmon dan diamkan beberapa menit. Sembari menunggu, mama bisa menyiapkan saos teriyaki.

Setelah beberapa menit, Mama bisa melapisi permukaan ikan dengan tepung sagu. Kemudian Mama panaskan teflon dengan minyak sayur. Mama bisa langsung memanggang salmon yang sudah terbaluri tepung tadi selama sekitar 2 menit dengan api kecil.

Saat salmon sudah terpanggang di dua sisinya, Mama bisa segera memasukkan bumbu teriyaki. Tutup teflon dan diamkan selama 2 menit kemudian beri butter dan tutup kembali selama 1 menit. Dan salmon teriyaki siap disajikan!

  1. Sandwich Telur

Sandwich bisa jadi ide menu sahur anak karena bahan-bahannya bisa dengan mudah Mama simpan seperti roti tawar, sosis, dan telur. Pertama-tama Mama bisa mengoleskan sedikit mentega ke 2 lembar roti tawar untuk kemudian dipanggang di teflon atau pemanggan roti.

Setelah itu Mama bisa mengisi satu tangkup roti dengan telur dan sosis yang sudah digoreng sebelumnya. Mama bisa banget menambahkan sayuran seperti selada, timun, atau tomat agar Si Kecil enggak enek dan kebutuhan nutrisinya terpenuhi!

 

Waaah ternyata ada banyak ide menu sahur yang tentunya bikin Si Kecil berselera makan di waktu pagi dan belajar puasa, ya! Selamat mencoba setiap resepnya ya, Mam!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *